Do the best and let God do the rest :)

Sabtu, 18 Juni 2016

The things about AIESEC that you wish you never know :/


                                                                     
Hi, I am coming back! I just finished my AIESEC work and ready to face weekend. But then, I am thinking back about the reason, why I could be so long stick with AIESEC life. Some people think that I am a happy girl who is addicted about AIESEC. Now, I am going to reveal some struggling moment that not all people think could be happen in AIESEC.

So, here you are….


Even AIESEC is a good leadership organisation, I usually find myself that I don’t deserve to be a leader. I meet so many people great people in this organisation. I usually think that they are better than me, so they should be my leader. But, at the end all these great people who I usually met in AIESEC event, end up be my inspiration to be better in the future.

If people think AIESEC teach youth about management, I myself never have enough time to pack my back for travelling. There are so many places should be visited in my Wish list. All friends around the world keep inviting you to visit them. Sometimes you can’t resist and your calendar will full of travelling to meet other AIESECers and will be super difficult to manage it all. 

AIESEC make me spend money more. I found myself now is really excited to join many conferences. I always need to pay some fee in the conference, but what I get is always beyond my expectation. The things that make me happy, that my parents support me to join this positive event. Where I can gain many knowledge and meet so many people. This organisation also makes me believe that there is happiness that I can’t buy with money. 

Some people see our happy picture with foreigner friends on social media and think that we are  always having a great time together and have fun. In fact, some people who come from different background will be critical and make you think differently. Especially if they come from different country. Even we looks happy in the picture, but we always arguing about something because see something from different perspective. The diversity will make us become high tolerance person. But, don’t worry AIESECer always find the way to make peace. That is the reason we always have good picture in the end.

This organisation always makes me feels nothing! By getting into several social activities in this organisation. Helping people, knowing new people make me feel that all my difficult time is nothing compare with them. It opens my mind that there is always people who live more struggling than us. It makes me grateful that I can see many different life. Last but not least, to be honest this organisation makes me be forgetful person. Many different people come to me in really short. Usually, I even don’t have time to remember the name of ever single person. We share about the perspective and we will meet another people again. The same happen to the environment. It changes very quick. We should be adaptable facing the changing. 



video


Over all, what doesn't kill you will make you stronger!

Kamis, 12 Mei 2016

Saatnya Berhenti Berjuang (?)

Sabtu adalah hari yang ditunggu-tunggu. Akhirnya, sate yang kami jual akan di delivery pada pagi ini. Anti, yang telah menginap dirumah semenjak Jumat malam sangat antusias untuk menggenapi target penjualan. Sabtu subuh, tidak hanya saya dan anti yang antusias. Ibu saya yang biasanya sibuk dengan pekerjaan rumah, ikut serta mengatur sate jualan. We all are really excited.

"Dulu juga begini kubikin sama teman-temanku, karena banyak ka bersaudara jadi nd bisa minta uang terus" Ada maksud nostalgia rupanya ketika ibu dengan cekatan memasukkan 40 paket sate ke dalam dos-dos besar.


"Anti, nd bisa ko bawaki ini pakai motor, nanti separuh dlu terus kuantar separuh ke Tello. Nanti kuambil kalau selesai mi ko antar separuh" Ibu menjelaskan panjang lebar dan kita berdua setuju dengan strategi itu.

Anti dan saya lalu melaju diatas motor, dengan dos besar ditengah boncengan. Sesekali harus berhenti untuk mengecek alamat yang dituju. Panasnya matahari,tidak menyurutkan semangat untuk mengantar 37 paket sate ketika matahari tepat diatas kepala.

"Berhenti mki dlu kak, beli minum mki dulu di Indomaret"

Kami memasuki Indomaret dan bertahan sejenak untuk mengembalikan tenaga yang habis dimangsa liarnya mentari siang itu.
Masih senyum karena masih antaran pertama :D
"Deeeeeh, Anti liakko komennya anak-anak di grup Line yang sudah diantarkan sate. Alhamdulillah enak ji bedeng"

Dan Akhirnya kami menyerah setelah terisa 3 pack sate di dalam dos besar.

"Anti sudah mi dulu, nanti cukup ki uangta tapi sakit jki"

Setelah sate laku terjual, kami kemudian melunasi uang pendaftaran konferensi yang akan kami ikuti. Tidak sabar menunggu hingga hari Rabu.

"Kak, nda jadi ka berangkat"
"Ih apa nabilang ini, weeee jangko menyerah!"
"Deh kak, dosen ku bela mau bimbingan, baru nda cukup pi juga uangta"
"Deh sini mko anti pesan tiket baru berangkat ki"

Tiket penerbangan Lion akhirnya ditangan.

"Anti ini rute paling murah, Surabaya terus bus ke Semarang"

Semangat tawaf di mall dengan kerel yang super besar
Tiba di Surabaya kami lalu disambut Yuyun yang telah lebih dulu menikmati hiruk pikuk kota Semarang.

"Jam 10 pi bus ta toh? Nonton mki dulu kak, saya pi traktir ki. Kutau ji rasanya jadi pengembara"

Kami berempat bersama Wahyu, adik Yuyun kemudian berakhir di ruangan bioskop dengan tentengan tas kerel besar warna orange.

Setelah selesai nonton jam 8, kami kemudian kembali ke terminal untuk melanjutkan perjalanan ke Semarang.

A dream deserve a fighter.
"Sholat meki dulu di' terus makan ki supaya tenang-tenangki naik bus"

Kami berdua kemudian menikmati makan malam di sebuah kedai kecil di terminal.

"Anti kenapa lain gambarnya sama yang dikasi"

Setelah selesai dengan bersih-bersih dan makan malam, kami menuju bus Semarang yang terparkir diantara ramenya jajaran bus lainnya.

"Kak pindah ki kebelakang deh, nda bisa lurus kaki ku disini"

Saya kemudian mengikuti Anti menuju tempat duduk belakang. Saya terbangun beberapakali karena merasakan si supir melaju terlalu cepat. Namun, karena rasa kantuk yang berlebihan, saya mengalah dan tetap terlelap hingga terasa tubrukan keras menghantam bus dari bagian depan.

Saya terbangun dan merasakan sakit dikepala yang luar biasa. Kulihat darah segar yang menyebar ke punggung tangan kanan.

Bus yang kami tumpangi terbalik 90 derajat.
"Allahuakbar...Allahuakbar" saya menggigil dan gemetaran. Kupunguti tas kecil yang berisi barang-barang beharga.

"ANTI....ANTIIIIII AMBIL SEMUANYA...TAS MU.... ANTIII..." saya histeris dan tidak sempat mengingat. Tidak berhenti disitu, rasa panik bertambah ketika bau bensin mulai menjalar kedalam bus. Salah satu penumpang mendobrak pintu darurat di atas atap bus.

Anti masih setengah sadar tidak terlalu menyadari keadaan bus yang terbalik dan terseret 20 meter. Saya masih menggigil, kuminta alat sholat untuk melaksanakan sholat subuh dan saya sadar darah dari jidat kiri  ikut mengalir. Astagfirullah, benjolan besar dijidat kiri terasa betul sakitnya. Sujud pun hanya bisa setengah. Saya lalu dibawa kerumah sakit, karena benjolan semakin besar.


Saya melarikan diri dari rumah sakit, merasa pelayanan yang kurang memadai, dan rasa sakit yang sudah berkurang, saya kemudian menuju ke bus yang telah dibalik ke posisi semula.

Tas kerel yang berada di bagasi kiri akhirnya bisa dikeluarkan. Terlihat jelas kursi yang hampir kami duduki hancur berantakan. Anti dan saya hampir saja duduk di kursi itu. Kami kemudian dievakuasi menggunakan bus lainnya yang menuju terminal Terboyo Semarang. Rasa syukur tidak henti-hentinya kupanjatkan. Sesampainya di Terboyo saya kemudian mengambil gojek menuju hotel tempat konferensi.

Saya mungkin masih butuh waktu untuk kembali menggunakan jasa bus, tapi ini belum waktu yang tepat untuk berhenti bermimpi.

Alhamdulillah, it was a hard wake up call....



Jumat, 06 Mei 2016

Perjuangan Tidak Akan Berhenti :)

Anti dan beroncong kesayangan
Kami terus mengumpulkan sisa-sisa tenaga yang habis meleleh oleh panasnya mentari sore. Memasuki ruangan toko peralatan kantor terbesar di Makassar, kami bisa merasakan hangatnya udara yang berhembus di sela antrian panjang.

Kami terus menerobos. Demi, mendapatkan bahan jualan besok pagi. Pokoknya, perjalanan ke Semarang tidak boleh batal. Insya Allah, soon to be in Semarang! Mulai memilih kira-kira bungkusan yang bagus untuk jualan sate. Setelah selesai dengan satu pilihan, kami memasuki antrian dan langsung membayar.

"Kak beli dulu beroncong nah"

Sambil menunggu, saya mencoba mengeluarkan motor dari sesaknya parkiran di toko.

"Beli dulu susu strawberry nah" kali ini gantian saya yang singgah belanja di pinggir jalan.

Selesai dengan urusan belanja, kami kemudian menyelesaikan target jualan demi membayar biaya pendaftaran. Huaaaaaaa, it was virtually hectic mengajak satu persatu untuk membeli sate.

Kami tidak menyerah, hingga tanpa terasa 8 jam perjuangan virtual, kami closing dengan 40 penjualan sate. YEAAAAYYY!!! Semarang semakin dekat! terimakasih para pembeli sate :)

Donasi Sate :)

Hi !

This is ICHA writing :D


Akhirnya cerita yang telah dimulai semenjak kepulangan dari India, sedikit lagi berakhir. Sebagai penutup. Saya akan berangkat ke Semarang bersama teman-teman. Namun, kali ini ada sedikit taktik tambahan untuk menuju konferensi terakhir disana :)

Donasi sate telah dimulai minggu lalu untuk menutupi sebagian perjalan kami.

Besok, sate-sate yang telah dipesan akan di antarkan pada pukul 10 pagi hingga 12 siang.
Terima kasih yang telah memesan. Perjalanan kami menuju Semarang bisa di update melalui blog ini :)

SEE YOU in SEMARANG!

Minggu, 15 Maret 2015

BEING FAR, LOOK CLOSER....INDONESIA :)

Hello my Indonesia!
I just realized that exchange makes me able to see my Indonesia from eagle view.  So, here I gave you some list, what actually I feel as Indonesian citizen about the gossip in Indonesia.

     1.     Flight accident,
Jadi pas kejadian itu, setiap orang yang lihat di surat kabar pasti selalu berkomentar, ini negara kamu kan? Kok bisa sampai sering terjadi. Kebanyakan mereka berfikir kalua kualitas pilot di Indonesia sangatlah buruk. Sambil mengelus dada saya menjelaskan panjang lebar tentang kondisi cuaca dimana kecelakaan ini terjadi. Ujung-ujungnya mereka bakal berfikir 2 kali untuk mengunjungi Indonesia. So saaaad~

     2.     Flintstone
Jadi beberapa bulan yang lalu ada teman yang tanya, nanti kalau kamu pulang nanti bisa titip ole-ole perhiasan batu nda? Disini lagi ngetrend tentang batu. Oalah sampai kuliat foto-for yang bertebaran di facebook rata-rata gambar jari tangan yang sedang dihiasi batu-batu indah. Jadi ingat serial fil kartun yang dulu sedang beken.

     3.     Demam film India.
Ternyata di Indonesia sedang musim nonton film India. Malah bulan lalu ad yang minta ole-ole perhiasan ala Jodha akbar. Ada juga yang tanya, sudah ketemu pemain Mahabarat kah. Belum tau mereka kalau disini saya cuman liat TV sekali sebulan :D

     4.     MLM dimana-mana
Jadi selama magang disini, nomor Indonesia saya masih aktif. Saya juga masih keep in touch sama teman-teman di Makassar. Dan yang paling sering membangunkan di pagi hari adalah chat promo produk MLM. Makin bangga banyak anak muda yang berjiwa pengusaha. Apa mungkin karena pak Jokowi sudah tutup lowongan PNS ya…

     5.     Haji Lulung
Entah darimana saya mulai gossip tentang Haji Lulung ini. Yang jelas meme tentang Haji Lulung ini selalu membuat saya tertawa lepas setiap malam.

     6.     Geng motor.
Saat pemerintah menaikkan harga BBM, masih ada-ada saja yang pakai kendaraan untuk melakukan aksi kejahatan. Semoga lekas sadar.

     7.     Banjir.
Jadi sekitar 2 bulan lalu wall facebook saya dihiasi gambar banjir ibukota Jakarta. Sedih juga liatnya. Sampai kapan ini bisa diatasi.

However, I am still proud to be an Indonesian. Especially when people asked me how many Islands in Indonesia? and I will said mmmmm more than 17.000 islands. WOOOOWWWW!!!
Being far from your country makes you have to think about all rumors in your country. People will ask you many questions, and you have to be smart because they will judge your country based on your answer.


Thanks for reading!